Nikmatnya Beramal Bersama-sama

Da’wah secara jamaah adalah da’wah yang paling efektif dan sangat bermanfaat bagi gerakan Islam. Sebaliknya da’wah secara individu akan kurang pengaruhnya dalam usaha menanamkan ajaran Islam pada umat manusia. Atas dasar ini Allah mengisyaratkan dalam Al Quran yaitu :

Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan yang menyeru pada kebaikan, menyuruhpada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.” (Ali Imron : 104)

Dalam ayat tersebut Allah telah mengisyaratkan tentang wajibnya melaksanakan da’wah secara bersama-sama atau melaksanakan aktifitas bersama (Amal Jama’i). Sebab ikhtiar perorangan dengan cara sendiri-sendiri tidak akan mampu memikul segala tugas dan tanggung jawab da’wah serta tidak akan berdaya melaksanakan segala tuntutan perjuangan dakwah dalam rangka memberantas segala kejahatan yang ada di muka bumi dan menghancurkan akar-akar jahiliyah.

Sekarang apa itu amal jama’i (gerakan bersama)???

Yang di maksud dengan gerakan adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama’ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang telah di tentukan bersama, bertujuan untuk mencapai tujuan bersama. Ciri-ciri gerakan yang dilakukan bersama-sama antara lain :

Aktifitas yang di jalankan bersumber atas keputusan jamaah / bersama

Yang dimaksud dengan aktifitas disini adalah semua kegiatan yang di tujukan untuk kepentingan umum dan kegiatan khusus untuk para anggota yang di anggap sebagai dasr permulaan bagi pembentukan kader organisasi untuk menjalankan kegiatan ekstern di tengah-tengah masyarakat.

Dalam upaya melaksanakan tugas-tugas tersebut tidak semua orang harus melaksanakannnya, dan tidak semua orang harus terlibat dalam dengan semua kegiatan tersebut. Bahkan sebaiknya masing-masing mengambil porsinya sendiri-sendiri. Dengan demikian dia mampu melaksanakan dengan baik sehingga akan tercapai obyektifitas yang di kehendaki. Tetapi yang mesti di perhatikan adalah hendaknya semua kegiatan berdasarkan pandangan jama’ah dan berlandaskan atas keputusan yang jelas dan di akui oleh seluruh anggota.

Jama’ah yanhg di maksud harus mempunyai anggaran dasar dan kepengurusan yang tersusun rapi.

Syarat mutlak bagi organisasi yang bergerak dalam aktivitas islami adalah harus mempunyai sistem organisasi yang lengkap dan kepemimpinan yang gesit. Seluruh aktivitasnya mencerminkan peraturan dan garis-garis yang telah ditentukan oleh organisasi, serta berjalan sesuai dengan program. Tanpa adanya jamaah yang utuh dan teguh, serta organisasi yang rap, tipis sekali untuk meraih sukses dan kejayaan. Oleh karena itu aktivitas suatuorganisasiyang tidak beraturan atau organisasi yang kepengurusannya tidak berpengaruh akan menghasilkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya perorangan, walaupun kelihatannya seperti kegiatan suatu organisasi.

Berdasarkan ciri-ciri tesebut di atas, contoh organisasi yang mengutamakan ciri-ciri tersebut adalah organisasi Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan islam tidak terlepas dari ciri organisasi yang rapi dan teguh pada disiplin organisasi. Ini adalah kenyataan yang benar-benar terjadi, dimana keutuhan gerakan ikhwan bergantung pada keberhasilan mereka dalam mematuhi peraturan gerakan organisasinya.

Di tulis berdasarkan buku karya Syaikh Musthafa Mansyhur dengan judul Amal Jama’i (Gerakan Bersama)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: